Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Kaur Siapkan Salat Id Massal dan 9 Sapi Kurban Termasuk Bantuan Presiden

KAUR, KHABAR PUBLIK.COM — Pemerintah Kabupaten Kaur mematangkan persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Kerja Bupati pada Senin (25/5/2026), pemerintah daerah memastikan pelaksanaan ibadah dan penyembelihan hewan kurban tahun ini berjalan tertib, aman, dan khidmat.

Rapat strategis tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah dan dihadiri langsung oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.Si. Turut hadir jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Tahun ini, Lapangan Merdeka di Kecamatan Tanjung Kemuning dipilih menjadi pusat lokasi pelaksanaan Salat Id berjamaah secara serentak.

Pihak panitia juga telah menetapkan susunan petugas yang akan memimpin jalannya ibadah. Dr. Sidarmin dipercaya bertindak sebagai Imam Salat Id, sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kaur, H. Lukman, S.Ag., M.H., akan mengisi mimbar sebagai Khatib. Keduanya dipilih karena kompetensi dan kedalaman ilmu agama yang diharapkan mampu memberikan pesan moral yang mendalam bagi para jemaah.

Sembelih 9 Ekor Sapi Kurban

Selain agenda ibadah, kesiapan pemotongan hewan kurban menjadi fokus utama dalam pembahasan. Pada Idul Adha 1447 H ini, Pemkab Kaur mengonfirmasi akan menyembelih sebanyak 9 ekor sapi.

Dari total tersebut, 8 ekor sapi merupakan buah kerja sama sinergis antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat. Sementara itu, 1 ekor sapi lainnya merupakan bantuan khusus dari Presiden Republik Indonesia.

Bupati Kaur, Gusril Pausi, dalam arahannya meminta seluruh panitia bergerak cepat dan teliti. Ia menekankan aspek kebersihan area lapangan, manajemen saf jemaah, hingga pemetaan distribusi daging kurban agar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

“Kita ingin pelaksanaan Idul Adha tahun ini menjadi momen yang penuh berkah, aman, dan tertib. Mulai dari pelaksanaan shalat hingga pembagian daging kurban harus berjalan sesuai syariat dan ketentuan yang berlaku. Kerja sama antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini,” ujar Gusril.

Mengingat acara ini diproyeksikan bakal menyedot kehadiran ribuan jemaah dari Kecamatan Tanjung Kemuning dan wilayah sekitarnya, tim gabungan kini mulai mengintensifkan persiapan teknis. Fokus utama kepanitiaan saat ini meliputi skenario pengamanan jalur, pemeriksaan kesehatan hewan kurban oleh dinas terkait, hingga penyediaan fasilitas penunjang kenyamanan di lokasi acara.

Pewarta: Roni Aprizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *